<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Energi Hijau on Isu Minyak dan Gas Dunia</title><link>https://minyakgas.com/categories/energi-hijau/</link><description>Recent content in Energi Hijau on Isu Minyak dan Gas Dunia</description><generator>Hugo</generator><language>id-ID</language><lastBuildDate>Thu, 15 Jan 2026 00:00:00 +0000</lastBuildDate><atom:link href="https://minyakgas.com/categories/energi-hijau/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Dekarbonisasi Industri: Masa Depan Implementasi Teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) di Asia Tenggara</title><link>https://minyakgas.com/posts/teknologi-carbon-capture-storage/</link><pubDate>Thu, 15 Jan 2026 00:00:00 +0000</pubDate><guid>https://minyakgas.com/posts/teknologi-carbon-capture-storage/</guid><description>&lt;p&gt;Dunia saat ini sedang berada dalam perlombaan melawan waktu untuk menekan kenaikan suhu global di bawah 1,5 derajat Celcius sesuai dengan Kesepakatan Paris. Di tengah desakan transisi energi, industri berat seperti semen, baja, dan petrokimia menghadapi dilema besar: mereka adalah tulang punggung ekonomi namun juga penyumbang emisi gas rumah kaca terbesar. Di sinilah teknologi &lt;em&gt;Carbon Capture and Storage&lt;/em&gt; (CCS) muncul sebagai solusi krusial yang tidak lagi sekadar opsional, melainkan sebuah kebutuhan fundamental untuk mencapai target &lt;em&gt;net-zero emission&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>